Kuota dari Kemendikbud bisa dipakai untuk apa saja?

Hello Sobat Mediaku! Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengeluarkan program kuota internet gratis untuk membantu para siswa dalam proses pembelajaran jarak jauh. Namun, ada beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para siswa dan orang tua siswa mengenai kuota Kemendikbud. Salah satunya adalah kuota Kemendikbud untuk aplikasi apa saja? Nah, pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai hal tersebut. Simak sampai selesai, ya!

Apa itu Kuota Kemendikbud?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai kuota Kemendikbud untuk aplikasi apa saja, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu kuota Kemendikbud. Kuota Kemendikbud adalah program pemerintah yang memberikan akses internet gratis bagi para siswa SD, SMP, dan SMA di Indonesia. Program ini bertujuan untuk membantu proses pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Setiap siswa akan mendapatkan kuota sebesar 10 GB per bulan, dengan batas waktu pemakaian dari pukul 06.00 pagi hingga 22.00 malam. Kuota ini dapat digunakan untuk mengakses internet di seluruh wilayah Indonesia.

Aplikasi Apa Saja yang Bisa Diakses dengan Kuota Kemendikbud?

Banyak yang bertanya, aplikasi apa saja yang bisa diakses dengan kuota Kemendikbud? Ternyata, kuota ini dapat digunakan untuk mengakses berbagai macam aplikasi yang berkaitan dengan proses pembelajaran jarak jauh. Beberapa aplikasi yang bisa diakses dengan kuota Kemendikbud antara lain:

  • Google Classroom
  • Zoom
  • Microsoft Teams
  • WhatsApp
  • Gmail
  • YouTube
  • dan masih banyak lagi

Intinya, kuota Kemendikbud dapat digunakan untuk mengakses semua aplikasi yang berkaitan dengan proses pembelajaran jarak jauh. Namun, perlu diingat bahwa kuota ini tidak dapat digunakan untuk mengakses situs atau aplikasi yang tidak berkaitan dengan pembelajaran, seperti media sosial atau game online.

Bagaimana Cara Mengaktifkan Kuota Kemendikbud?

Untuk mengaktifkan kuota Kemendikbud, siswa hanya perlu mengirimkan pesan melalui aplikasi WhatsApp ke nomor 0811-9090-681 dengan format sebagai berikut:

KETIK: REG(spasi)NISN(spasi)NamaLengkap

NISN adalah Nomor Induk Siswa Nasional yang terdiri dari 10 digit. Jika siswa belum mengetahui NISN-nya, bisa dicek di buku rapor atau kartu pelajar. Setelah mengirimkan pesan, siswa akan menerima balasan dari nomor tersebut yang berisi konfirmasi bahwa kuota Kemendikbud telah diaktifkan.

Perlu diingat bahwa kuota Kemendikbud hanya dapat diaktifkan oleh siswa yang sudah terdaftar di Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Jadi, jika siswa belum terdaftar di Dapodik, segera hubungi pihak sekolah untuk mendaftarkan diri.

Bagaimana Jika Kuota Kemendikbud Sudah Habis?

Jika kuota Kemendikbud sudah habis sebelum masa aktifnya berakhir, siswa masih dapat menggunakan akses internet dengan cara membeli paket internet dari provider yang dipakai. Namun, jika siswa tidak memiliki biaya untuk membeli paket internet, bisa mengajukan permohonan top-up kuota Kemendikbud melalui pihak sekolah.

Untuk mengajukan permohonan top-up kuota Kemendikbud, siswa bisa menghubungi pihak sekolah dan memberikan alasan yang jelas mengapa kuota Kemendikbud habis sebelum masa aktifnya berakhir. Pihak sekolah akan mempertimbangkan permohonan tersebut dan mengajukan permohonan top-up ke Kemendikbud.

Bagaimana Cara Mengecek Sisa Kuota Kemendikbud?

Untuk mengecek sisa kuota Kemendikbud, siswa dapat menggunakan aplikasi MyTelkomsel atau melalui SMS dengan format sebagai berikut:

KETIK: CEK(spasi)KEMDIKBU(spasi)NISN

Kirimkan SMS tersebut ke nomor 55777. Setelah itu, siswa akan menerima balasan yang berisi informasi mengenai sisa kuota Kemendikbud yang dimiliki.

Apakah Ada Batasan Penggunaan Kuota Kemendikbud?

Ada beberapa batasan penggunaan kuota Kemendikbud yang perlu diingat oleh para siswa. Pertama, kuota Kemendikbud hanya dapat digunakan untuk mengakses internet dari pukul 06.00 pagi hingga 22.00 malam. Di luar jam tersebut, siswa harus menggunakan kuota internet reguler yang dimilikinya.

Kedua, kuota Kemendikbud hanya dapat digunakan untuk mengakses aplikasi yang berkaitan dengan proses pembelajaran jarak jauh. Penggunaan kuota untuk aplikasi atau situs yang tidak berkaitan dengan pembelajaran tidak akan dihitung dalam kuota Kemendikbud.

Ketiga, kuota Kemendikbud memiliki masa aktif yang terbatas. Jika masa aktif kuota telah habis, siswa harus mengaktifkan kembali kuota Kemendikbud dengan cara yang sama seperti ketika pertama kali mengaktifkannya.

Apa Saja Keuntungan Menggunakan Kuota Kemendikbud?

Menggunakan kuota Kemendikbud memiliki beberapa keuntungan yang dapat dirasakan oleh para siswa. Pertama, dengan adanya kuota Kemendikbud, para siswa dapat mengakses berbagai macam aplikasi yang berkaitan dengan proses pembelajaran jarak jauh. Ini memudahkan para siswa untuk memperoleh informasi dan materi pembelajaran tanpa harus datang ke sekolah atau tempat belajar lainnya.

Kedua, penggunaan kuota Kemendikbud dapat menghemat biaya internet para siswa. Dengan adanya kuota Kemendikbud yang disediakan oleh Kemendikbud dan operator telekomunikasi, para siswa tidak perlu membeli paket internet yang mahal untuk mengakses aplikasi pembelajaran.

Ketiga, penggunaan kuota Kemendikbud dapat memastikan bahwa para siswa dapat tetap belajar meskipun dalam situasi pandemi yang membatasi kegiatan belajar tatap muka. Dengan adanya kuota Kemendikbud, proses pembelajaran dapat terus berlangsung tanpa terganggu oleh kendala akses internet.

Kesimpulan

Itulah penjelasan mengenai kuota Kemendikbud yang disediakan oleh Kemendikbud dan operator telekomunikasi untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh selama pandemi. Kuota Kemendikbud dapat diaktifkan oleh siswa yang sudah terdaftar di Dapodik, dan memiliki masa aktif yang terbatas. Jika kuota sudah habis, siswa dapat mengajukan permohonan top-up melalui pihak sekolah. Ada beberapa batasan penggunaan kuota Kemendikbud, seperti batasan waktu dan aplikasi yang dapat diakses. Namun, penggunaan kuota Kemendikbud memiliki banyak keuntungan, seperti memudahkan akses informasi dan materi pembelajaran, menghemat biaya internet, dan memastikan kelangsungan proses pembelajaran selama pandemi.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sobat Mediaku yang sedang membutuhkan informasi mengenai kuota Kemendikbud. Sampai jumpa lagi di artikel menarik lainnya!

You May Also Like

About the Author: hmdhn